Majalah Parade Resmi Tutup Edisi Cetak, Beralih Sepenuhnya ke Digital
Majalah mingguan kenamaan asal Amerika Serikat, Parade, secara resmi mengakhiri era media cetak dan beralih sepenuhnya ke platform digital. Edisi cetak terakhir didistribusikan pada November 2022, sementara edisi majalah elektronik menyusul ditutup pada akhir Desember 2023.
Didirikan pertama kali oleh pewaris pusat perbelanjaan Marshall Field III pada tahun 1941, majalah ini sempat menjadi bacaan terpopuler dengan tiras mencapai puluhan juta eksemplar. Dalam perkembangannya, kepemilikan majalah ini berpindah tangan beberapa kali hingga akhirnya diakuisisi oleh The Arena Group pada tahun 2022.
"Keputusan ini diambil untuk memperluas bisnis digital yang memiliki pertumbuhan tinggi seiring dengan perubahan perilaku pembaca," ujar pihak manajemen dalam rilis resminya terkait transisi tersebut.
Pengamat media menilai langkah migrasi total ini tidak terhindarkan di tengah disrupsi teknologi dan penurunan minat pembaca terhadap media cetak konvensional. Transformasi ke ranah daring menjadi kunci kelangsungan hidup bagi publikasi legendaris agar tetap relevan di era modern.
Hingga saat ini, situs web Parade tetap beroperasi secara mandiri dengan menyajikan berbagai konten artikel, kuis interaktif, serta buletin email bagi para pelanggan setianya di seluruh dunia.
Artikel Lainnya
Tesla Powerpack merupakan sistem penyimpanan energi baterai lithium-ion stasioner berkapasitas besar yang dikembangkan o...
Tesla terus memperkuat posisinya di sektor energi terbarukan melalui pengembangan lini produk penyimpanan listrik rumah ...
Gigafactory Berlin-Brandenburg merupakan fasilitas manufaktur pertama milik Tesla di Benua Eropa yang berlokasi di GrĂ¼nh...
Teknologi bantuan pengemudi Tesla Autopilot dan Full Self-Driving (FSD) terus mengalami evolusi perangkat keras dan pera...
Pabrik Fremont Tesla di California menyimpan sejarah panjang sebelum menjelma sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik...