Persib Bandung Kena Sanksi FIFA Registration Ban, Manajemen Beberkan Kasus Lama
Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat, Persib Bandung, mendadak menjadi sorotan publik sepak bola nasional setelah namanya tercantum dalam daftar sanksi FIFA Registration Ban. Kendati demikian, pihak klub memastikan bahwa hukuman administratif tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitas klub di bursa transfer musim 2026/27.
Berdasarkan penelusuran internal PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), sanksi tersebut berakar dari penyelesaian sisa perkara masa lalu yang terjadi pada tahun 2022. Masalah ini melibatkan mantan juru taktik tim asal Belanda, Robert Rene Alberts, yang perkaranya baru menemui perkembangan terbaru di tingkat federasi sepak bola internasional.
"Setelah mendapatkan informasi mengenai keputusan FIFA, kami langsung mempelajari seluruh aspek kasus tersebut untuk menentukan langkah yang harus dilakukan," ujar perwakilan manajemen klub dalam keterangan resminya.
Manajemen menegaskan tidak akan tinggal diam dan berkomitmen menyelesaikan seluruh kewajiban finansial maupun administratif melalui jalur resmi. Proses komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait juga tengah berjalan demi memulihkan status pendaftaran pemain tanpa hambatan berarti.
Hingga tanggal 11 Agustus 2026, seluruh proses pendaftaran pemain anyar untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/27 telah dilaporkan secara berkala kepada operator liga dan PSSI.
Artikel Lainnya
Bek Timnas Indonesia Jay Idzes sukses membawa Sassuolo meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus pada pekan keempat L...
Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, resmi mengambil alih puncak klasemen sementara MotoGP 2026 setelah keluar sebagai...
Persebaya Surabaya memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Super League di St...
Persib Bandung tampil perkasa dengan merajai kompetisi Piala Soeratin Jawa Barat untuk kelompok umur U-13 dan U-15. Ajan...
Romain David Jeremie Grosjean adalah pebalap profesional berkebangsaan Prancis-Swiss yang lahir di Jenewa pada 17 April ...