Kamis, 23 Juli 2026

FSG Konfirmasi Liverpool Dilirik Investor Tajir, Saham Minoritas Dijual

Fenway Sports Group (FSG) mengonfirmasi adanya pembicaraan investasi saham minoritas strategis untuk Liverpool FC dari konsorsium yang dipimpin pengusaha Amit Bhatia. Negosiasi ini mengemuka tepat setelah Bhatia resmi mundur dari jabatannya sebagai pemilik bersama klub Queens Park Rangers.

Fenway Sports Group (FSG) mengonfirmasi bahwa konsorsium investasi yang dipimpin pengusaha Inggris-India, Amit Bhatia, telah menyatakan minat untuk membeli saham minoritas di Liverpool FC. Pembicaraan ini masih berada dalam tahap awal dan belum ada kesepakatan final yang dicapai.

Konsorsium tersebut disokong oleh keluarga Mittal yang memiliki kekayaan lebih dari 26 miliar pounsterling menurut data Forbes. Langkah ini makin kuat setelah Bhatia secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pemilik bersama klub EFL Championship, Queens Park Rangers (QPR).

"Sebuah konsorsium investasi yang dipimpin, dikelola, dan diwakili oleh Amit Bhatia telah menyatakan minat untuk membuat investasi minoritas strategis di Liverpool Football Club," bunyi pernyataan resmi FSG.

Bhatia sendiri memilih tidak berkomentar langsung soal Liverpool, namun menyampaikan salam perpisahannya dengan QPR yang telah ia dampingi selama hampir dua dekade. "QPR telah menjadi bagian yang sangat penting dalam hidup saya dan keluarga sejak 2007," ujar Bhatia.

FSG membeli Liverpool seharga 300 juta pounsterling pada Oktober 2010 dan kini nilainya ditaksir Forbes mencapai 5,2 miliar pounsterling. Awal tahun ini, klub yang bermarkas di Anfield tersebut bahkan mencatatkan rekor pendapatan yang menembus angka lebih dari 700 juta pounsterling.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.