Arturo Pérez-Reverte Sentil Komentar Panas Final Piala Dunia, Sebut Ulah Timnas Argentina Coreng Wajah Negaranya
Hampir tiga pekan berlalu sejak Timnas Spanyol sukses mengunci gelar juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Kendati euforia kemenangan masih terasa, memori publik rupanya masih lekat dengan perangai kurang sportif yang ditunjukkan oleh kubu Albiceleste selama partai puncak berlangsung.
Melalui esai terbarunya di platform Zenda Libros, sastrawan senior Arturo Pérez-Reverte membeberkan dinamika emosional yang ia rasakan sebelum pertandingan akbar tersebut dimulai. Dirinya sempat berharap Spanyol menghadapi Argentina karena ikatan emosional antarnegara serumpun terasa jauh lebih hangat ketimbang harus meladeni Inggris di laga pamungkas.
"Deseo yang gane España, namun jika harus kalah, saya lebih rela ditaklukkan oleh saudara jauh Argentina dibanding Inggris," tulis Pérez-Reverte mengenang atmosfer ketegangan menjelang laga penentuan gelar bergengsi tersebut.
Namun pandangan sang novelis berubah drastis usai peluit akhir dibunyikan menyusul aksi provokatif yang dinilai mencoreng nilai fair play olahraga. Menurutnya, "Perilaku zafio dan cara-cara kotor yang ditampilkan sama sekali tidak merepresentasikan seluruh rakyat Argentina yang ramah, melainkan hanya mewakili kelompok minoritas yang radikal."
Di sisi lain, insiden tersebut memantik keprihatinan mendalam bagi sang penulis terhadap ekosistem komunikasi digital saat ini. Ia menilai bahwa algoritma internet kini telah mendegradasi nalar publik secara masif, di mana "indignasi digital jauh lebih instan diproduksi ketimbang proses berpikir kritis yang panjang."
Artikel Lainnya
Bek Timnas Indonesia Jay Idzes sukses membawa Sassuolo meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus pada pekan keempat L...
Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, resmi mengambil alih puncak klasemen sementara MotoGP 2026 setelah keluar sebagai...
Persebaya Surabaya memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Super League di St...
Persib Bandung tampil perkasa dengan merajai kompetisi Piala Soeratin Jawa Barat untuk kelompok umur U-13 dan U-15. Ajan...
Romain David Jeremie Grosjean adalah pebalap profesional berkebangsaan Prancis-Swiss yang lahir di Jenewa pada 17 April ...