Kunjungan Jokowi ke NTT Disorot, Andreas PDIP Singgung Post Power Syndrome
Politikus PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira melontarkan kritik keras terhadap safaripolitik yang dilakukan oleh Presiden ketujuh RI Joko Widodo saat menyambangi wilayah Nusa Tenggara Timur baru-baru ini.
Menurut anggota DPR RI tersebut, agenda kunjungan itu dinilai kabur dan tidak menyasar kepentingan masyarakat luas. Ia menyebut kehadiran sang mantan kepala negara justru berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah warga.
"Bagi rakyat NTT tidak jelas misinya, malah justru memecah belah rakyat di akar rumput soal Jokowi yang masih suka main raja-rajaan," ujar Andreas saat memberikan keterangan kepada awak media pada Senin.
Lebih lanjut, legislator senior tersebut berpandangan bahwa tindakan berkeliling ke berbagai daerah menunjukkan indikasi psikologis tertentu. Ia menduga figur yang bersangkutan belum sepenuhnya siap kehilangan pengaruh kekuasaannya.
Kegiatan yang kerap memicu kerumunan massa itu dinilai kehilangan substansi produktif bagi publik dan hanya menyisakan kesan pencitraan semu di tengah masyarakat.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Klungkung mempercepat strategi pengentasan kemiskinan melalui kunjungan kerja ke Kementerian Sosial...
PT TransJakarta melakukan penyesuaian rute untuk koridor 1 Blok M-Kota dan 51ST Shuttle HBKB Ancol pada Minggu pagi akib...
Partai Indonesia Terang resmi memulai langkah awal memanaskan mesin politik guna menghadapi kontestasi Pemilu 2029 menda...
Aktor senior Dude Harlino hadir bersama istrinya, Alyssa Soebandono, di Pengadilan Negeri Depok untuk memberikan kesaksi...
Sekolah semi militer SMA Pradita Dirgantara membuka penerimaan murid baru untuk tahun akademik 2027/2028 mulai 5 Septemb...