Kepala BGN Buka Suara soal Polemik Siswa Ambil MBG Saat Libur Karhutla, Begini Penjelasannya
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memaksakan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk terus beroperasi di wilayah yang sedang dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Sudaryono, insiden siswa atau orang tua yang diminta mengambil paket makanan terjadi karena pengumuman libur sekolah dari pemerintah daerah keluar setelah proses memasak di dapur umum rampung dilakukan pada hari tersebut.
"Karena ada karhutla itu kemudian sekolahnya libur, tetapi diumumkan di saat dapurnya sudah memasak, sudah beli bahan baku, sehingga harus dimasak dan kemudian di hari itu diambil, besoknya sudah enggak ada lagi," ujar Sudaryono usai Rapat Dengar Pendapat di Jakarta, Kamis.
Ia menambahkan bahwa pihaknya selalu tunduk pada keputusan resmi pemerintah daerah terkait status operasional sekolah di wilayah Sumatra dan Kalimantan selama masa darurat karhutla berlangsung.
Sementara itu, Kementerian Kehutanan terus memperketat pengawasan terpadu terhadap sebaran titik panas, kualitas udara, serta jarak pandang guna mengantisipasi gangguan lanjutan terhadap aktivitas ekonomi dan keselamatan penerbangan.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Klungkung mempercepat strategi pengentasan kemiskinan melalui kunjungan kerja ke Kementerian Sosial...
PT TransJakarta melakukan penyesuaian rute untuk koridor 1 Blok M-Kota dan 51ST Shuttle HBKB Ancol pada Minggu pagi akib...
Partai Indonesia Terang resmi memulai langkah awal memanaskan mesin politik guna menghadapi kontestasi Pemilu 2029 menda...
Aktor senior Dude Harlino hadir bersama istrinya, Alyssa Soebandono, di Pengadilan Negeri Depok untuk memberikan kesaksi...
Sekolah semi militer SMA Pradita Dirgantara membuka penerimaan murid baru untuk tahun akademik 2027/2028 mulai 5 Septemb...