Kamis, 23 Juli 2026

Jokowi Safari Bersama PSI, Ketum PPP Mardiono Ngaku Tak Risau, Sebut Itu Hak Demokrasi

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menanggapi santai langkah politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang gencar melakukan safari politik bersama PSI. Mardiono menilai kegiatan tersebut sebagai hak demokrasi tiap warga negara dan wajar dilakukan menjelang Pemilu 2029.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono angkat bicara mengenai safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke berbagai daerah. Mardiono menegaskan dirinya tidak risau dengan pergerakan politik mantan presiden tersebut jelang Pemilu 2029.

Langkah Jokowi tersebut dinilai sebagai hal yang wajar dalam alam demokrasi. Menurut Mardiono, setiap individu memiliki kebebasan untuk melakukan konsolidasi dan menyapa masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

"Itu haknya. Apalagi, menjelang pemilu pastilah kita berkompetisi," ujar Mardiono usai pengukuhan pengurus DPW dan DPC PPP se-Jawa Tengah di Atria Hotel Magelang, Sabtu (18/7/2026).

Mardiono yang juga menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan menambahkan bahwa dirinya pun aktif berkeliling daerah untuk menyiapkan mesin partai. "Bagus-bagus saja kalau Pak Jokowi keliling ke seluruh Indonesia. Pada akhirnya, pilihan ada di tangan rakyat," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi tercatat telah menyambangi Lampung bersama PSI pada akhir Juni 2026 dan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli 2026. PSI Lampung mengklaim kunjungan tersebut mendongkrak antusiasme warga untuk bergabung dengan partai.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.