IDAI Usul Kantin Sekolah Masak MBG, Demi Keamanan Pangan Anak
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengajukan usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimasak dan disajikan langsung di kantin sekolah. Langkah tersebut dinilai jauh lebih efektif untuk memperketat pengawasan keamanan pangan daripada sekadar mengandalkan uji cicip oleh guru.
Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyatakan bahwa standar higienitas pangan tidak bisa ditawar karena menyangkut kesehatan anak. Pemasakan langsung di lingkungan sekolah juga memungkinkan makanan disajikan dalam kondisi hangat dan segar melalui penerapan sistem prasmanan.
"Standar keamanan pangan itu sangat ketat dan tidak bisa ditawar-tawar lagi," ujar Piprim dalam sesi taklim media yang berlangsung pada Jumat.
Sementara itu, pakar nutrisi anak Damayanti Rusli menjelaskan bahwa insiden keracunan umumnya dipicu oleh faktor cemaran biologis maupun kesalahan prosedur pengolahan. Mulai dari penyimpanan suhu yang keliru hingga pencampuran bahan mentah dan matang.
Berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia pada 2015, satu dari sepuluh orang dilaporkan mengalami keracunan makanan dengan kelompok anak-anak serta lansia menjadi pihak yang paling rentan.
Artikel Lainnya
Gerakan protes global bernama Tesla Takedown muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap CEO Tesla, Elon Musk, menyusul ke...
Tesla Powerpack merupakan sistem penyimpanan energi baterai lithium-ion stasioner berkapasitas besar yang dikembangkan o...
Tesla terus memperkuat posisinya di sektor energi terbarukan melalui pengembangan lini produk penyimpanan listrik rumah ...
Saputo Dairy UK, yang sebelumnya dikenal sebagai Dairy Crest Limited, merupakan salah satu perusahaan produk susu terkem...
Gigafactory Berlin-Brandenburg merupakan fasilitas manufaktur pertama milik Tesla di Benua Eropa yang berlokasi di GrĂ¼nh...