Kamis, 23 Juli 2026

Trump Tebar Ancaman Tarif 50 Persen, Produk Kanada Bakal Kena Imbas

Presiden AS Donald Trump resmi menerapkan tarif impor sebesar 50 persen untuk sebagian besar produk asal Kanada. Kebijakan ini diambil setelah Trump menuduh Kanada melakukan diskriminasi terhadap produk otomotif, alkohol, dan susu asal Amerika Serikat. Langkah agresif ini berisiko memicu gelombang kekacauan ekonomi baru serta meningkatkan angka inflasi di AS.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif impor sebesar 50 persen untuk sebagian besar barang dari Kanada pada Senin (20/7/2026). Gedung Putih menyatakan kebijakan ini dipicu oleh dugaan diskriminasi Kanada terhadap produk otomotif, alkohol, dan susu asal AS.

Pengenaan tarif baru ini mengecualikan produk energi, potash, ikan, serta mineral kritis. Meski demikian, barang-barang yang sebelumnya dilindungi oleh perjanjian perdagangan USMCA kini tetap terkena dampaknya. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku efektif dalam waktu 30 hari ke depan.

"Perselisihan perdagangan ini telah meningkatkan biaya hidup bagi keluarga, khususnya di AS," tegas Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam keterangannya. "Kanada siap terlibat secara intensif untuk menyelesaikan masalah yang ada demi keuntungan bersama," tambahnya.

Sejumlah pihak mengkhawatirkan kebijakan ini akan memicu respons balik yang memperkeruh hubungan kedua negara tetangga. Premier Ontario Doug Ford menyatakan bahwa Kanada harus merespons langkah AS tersebut secara setara, yakni tarif dibalas tarif.

Para pengamat menilai langkah Trump menggunakan Pasal 338 Undang-Undang Perdagangan 1930 sebagai opsi ekstrem yang berisiko tinggi. Selain mengancam stabilitas pasar, kebijakan tarif ini berpotensi melonjakkan harga barang bagi konsumen AS di tengah naiknya angka inflasi.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.