Trump Bikin Geger, AS Resmi Kenakan Tarif Impor 50 Persen ke Kanada
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi mengenakan tarif impor sebesar 50 persen terhadap sebagian besar produk dari Kanada. Langkah drastis ini diambil dengan dalih Kanada telah diskriminatif terhadap produk otomotif, minuman beralkohol, dan susu asal AS.
Kebijakan anyar tersebut berisiko memicu gelombang kekacauan ekonomi baru, memicu lonjakan inflasi, serta memperburuk hubungan bilateral kedua negara. Pejabat pemerintah AS menyatakan Kanada dinilai harus bertanggung jawab atas tindakan balasan tarif yang pernah mereka lakukan sebelumnya.
"Kanada adalah salah satu dari sedikit negara selain China yang membalas tarif sebelumnya, sehingga mereka harus dimintai pertanggungjawaban," ujar seorang pejabat senior Gedung Putih dalam pengarahan terbatas dengan media.
Tarif 50 persen ini mencakup barang-barang yang sebelumnya dilindungi oleh kesepakatan dagang USMCA yang kini telah habis masa berlakunya. Kendati demikian, beberapa komoditas seperti produk energi, kalium, ikan, dan mineral kritis mendapatkan pengecualian.
Langkah ketat Trump ini diduga merupakan respons atas kebijakan pembalasan Kanada sejak tahun lalu yang menghentikan pembelian minuman beralkohol AS dan mengenakan tarif 25 persen untuk kendaraan bermotor. Selain itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney kini gencar memperluas kemitraan dagang dengan negara lain di luar AS.
Artikel Lainnya
Platform pasar prediksi Kalshi mencatatkan lonjakan transaksi fantastis hingga USD 40 miliar selama gelaran Piala Dunia....
Maraknya penggunaan obat penurun berat badan GLP-1 mendorong Burger King untuk mengadaptasi strategi bisnisnya. Raksasa ...
Harga minyak mentah internasional melonjak hampir 5 persen pada Rabu setelah pemerintah Amerika Serikat mengecilkan pelu...
Produsen obat asal Denmark, Novo Nordisk, resmi melayangkan gugatan hukum terhadap rival utamanya asal Amerika Serikat, ...
Serial podcast ternama NPR, Planet Money Summer School, resmi kembali hadir musim ini dengan fokus menjelajahi gagasan e...