Prabowo Putuskan Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Minyak Mentah Dunia Turun
Pemerintah mengambil sikap tegas dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik dengan memastikan harga bahan bakar minyak bersubsidi tidak akan mengalami penyesuaian naik. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam agenda rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk melindungi masyarakat luas di tengah pergerakan harga minyak mentah dunia yang fluktuatif. Pemerintah terus memantau ketat perkembangan komoditas energi global agar tidak berdampak langsung pada beban finansial rakyat.
"Arahan Bapak Presiden memerintahkan agar menjaga harga BBM subsidi untuk tidak boleh dinaikkan di tengah dinamika harga minyak dunia yang terjadi," ujar Bahlil kepada awak media usai menghadiri pertemuan penting tersebut di Jakarta.
Di sisi lain, pemerintah membuka ruang penyesuaian harga secara berkala untuk kategori produk non-subsidi mengikuti tren pasar global. PT Pertamina sendiri sebelumnya telah menurunkan harga jual sejumlah produk non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo per 1 Agustus lalu.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price berada pada kisaran US$83,45 per barel, seiring meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang turut menekan harga acuan internasional.
Artikel Lainnya
Gerakan protes global bernama Tesla Takedown muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap CEO Tesla, Elon Musk, menyusul ke...
Saputo Dairy UK, yang sebelumnya dikenal sebagai Dairy Crest Limited, merupakan salah satu perusahaan produk susu terkem...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) adalah perusahaan multinasional otomotif yang terbentuk dari penggabungan Fiat Group dan...
United States Postal Service (USPS) menghadapi berbagai tantangan finansial dan struktural dalam mengelola layanan pos f...
Mata uang rupiah ditutup melemah signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu setelah terpengaruh lonjakan data Producer...