Prabowo Desak Bahlil Tuntaskan Pemadaman Listrik, Tegaskan Pasokan Energi Aman
Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia untuk mengambil langkah cepat bersama PT PLN dalam mengatasi pemadaman listrik yang masih melanda beberapa kawasan di Kalimantan. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara dalam agenda rapat terbatas yang berlangsung di Jakarta pada Selasa.
Pemerintah secara terbuka mengakui bahwa distribusi kelistrikan di beberapa titik masih mengalami kendala teknis sehingga penanganannya harus dipercepat demi kenyamanan masyarakat. Berdasarkan laporan dari PLN, gangguan yang terjadi tidak berkaitan dengan defisit cadangan energi nasional.
"Yang harus kami akui di beberapa wilayah khususnya di Kalimantan masih ada pemadaman beberapa titik, dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN," ujar Bahlil kepada pewarta di Istana Kepresidenan.
Bahlil menambahkan bahwa kendala di lapangan lebih di dominasi oleh kegiatan pemeliharaan infrastruktur serta adanya gangguan pada bagian jaringan induk. Pemerintah bersama pihak terkait berkomitmen untuk memulihkan kestabilan sistem kelistrikan tersebut dalam waktu dekat.
PT PLN (Persero) mencatat sejumlah langkah penguatan sistem kelistrikan terus digenjot di berbagai daerah, termasuk penyediaan promo tambah daya serta koordinasi lintas sektor guna mengoptimalkan layanan energi nasional.
Artikel Lainnya
Gerakan protes global bernama Tesla Takedown muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap CEO Tesla, Elon Musk, menyusul ke...
Saputo Dairy UK, yang sebelumnya dikenal sebagai Dairy Crest Limited, merupakan salah satu perusahaan produk susu terkem...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) adalah perusahaan multinasional otomotif yang terbentuk dari penggabungan Fiat Group dan...
United States Postal Service (USPS) menghadapi berbagai tantangan finansial dan struktural dalam mengelola layanan pos f...
Mata uang rupiah ditutup melemah signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu setelah terpengaruh lonjakan data Producer...