Bursa Efek Indonesia Siapkan Aturan Batas Minimum Saham Rp1, Investor Waspada Jebakan Spekulasi
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap mengimplementasikan kebijakan baru terkait batas minimum harga saham yang kini memungkinkan menyentuh level Rp1 di pasar reguler. Kebijakan yang dijadwalkan meluncur pada akhir September 2026 ini merevisi aturan lama yang selama ini membatasi harga saham mentok di level Rp50.
Langkah strategis tersebut diambil untuk memastikan saham-saham berharga sangat rendah tetap likuid dan aktif diperdagangkan tanpa terjebak antrean jual yang menumpuk di papan utama. Mekanisme serupa sebelumnya telah diterapkan secara terbatas pada papan akselerasi dan pengembangan.
"Pergerakan nominal yang kecil tetap dapat menghasilkan volatilitas persentase yang sangat tinggi bagi saham berharga sangat rendah," ujar Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M Nafan Aji Gusta, di Jakarta.
Nafan menilai lonjakan transaksi diproyeksikan hanya terkonsentrasi pada emiten tertentu yang sebelumnya terdampak aturan batas minimum. Ia menekankan perlunya instrumen pengawasan yang ketat dari otoritas bursa.
Otoritas bursa mencatat aturan baru ini akan berjalan beriringan dengan penyesuaian mekanisme auto rejection serta edukasi mendalam bagi investor ritel.
Artikel Lainnya
Gerakan protes global bernama Tesla Takedown muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap CEO Tesla, Elon Musk, menyusul ke...
Saputo Dairy UK, yang sebelumnya dikenal sebagai Dairy Crest Limited, merupakan salah satu perusahaan produk susu terkem...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) adalah perusahaan multinasional otomotif yang terbentuk dari penggabungan Fiat Group dan...
United States Postal Service (USPS) menghadapi berbagai tantangan finansial dan struktural dalam mengelola layanan pos f...
Mata uang rupiah ditutup melemah signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu setelah terpengaruh lonjakan data Producer...