Inisiasi Banyumas Naik Kelas Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Gandeng Visa
Inisiatif bertajuk "Banyumas Naik Kelas" resmi diluncurkan sebagai bagian dari program digital inklusif untuk memperkuat kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Program ini dirancang guna membantu para pelaku usaha memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global melalui adopsi teknologi digital yang mumpuni.
Wilayah Banyumas sendiri melibatkan lebih dari 89.000 pelaku usaha kecil yang menjadi motor penggerak utama pada sektor perdagangan dan jasa. Melalui seleksi ketat dari ribuan pendaftar, para peserta terpilih akan mengikuti program bootcamp intensif selama enam bulan ke depan untuk mempelajari pengelolaan keuangan serta pemasaran online.
"Melalui Program #BisaBersamaVisa di Banyumas, kami berharap program tersebut dapat mempercepat adopsi bagi para pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing, tangguh dan usaha yang berkelanjutan," ujar Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari dalam keterangannya.
Founder BenihBaik.com Andy F. Noya turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pendampingan komprehensif bagi sektor usaha kerakyatan ini. "Dengan pendampingan yang tepat, kami optimis pelaku usaha Banyumas dapat bersaing di pasar yang lebih luas," ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut dari peluncuran tersebut, serangkaian agenda seperti workshop, webinar, dan mentoring bisnis akan diselenggarakan secara berkala untuk memastikan transformasi digital berjalan secara efektif.
Artikel Lainnya
Gerakan protes global bernama Tesla Takedown muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap CEO Tesla, Elon Musk, menyusul ke...
Saputo Dairy UK, yang sebelumnya dikenal sebagai Dairy Crest Limited, merupakan salah satu perusahaan produk susu terkem...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) adalah perusahaan multinasional otomotif yang terbentuk dari penggabungan Fiat Group dan...
United States Postal Service (USPS) menghadapi berbagai tantangan finansial dan struktural dalam mengelola layanan pos f...
Mata uang rupiah ditutup melemah signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu setelah terpengaruh lonjakan data Producer...