Dinas Arpus Boyolali Selamatkan Ratusan Naskah Kuno, Mulai Didigitalisasi
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinas Arpus) Kabupaten Boyolali menyelamatkan ratusan naskah kuno yang tersimpan di kediaman warga Desa Tumang, Kecamatan Cepogo. Manuskrip peninggalan mendiang Cipto Raharjo itu sebelumnya tersimpan di dalam lemari tua yang lembap sehingga rentan rusak dimakan usia maupun hama.
Pustakawan Dinas Arpus Boyolali, Anang Abdulharap, menuturkan bahwa langkah penyelamatan ini dilakukan melalui program digitalisasi dokumen bersejarah. Pada tahap awal, tim gabungan berfokus memilih manuskrip yang memiliki nilai urgensi tinggi.
"Terkait kegiatan digitalisasi naskah ini, baik secara keseluruhan maupun sebagian, kami menggandeng para ahli filologi. Para filolog ini lebih memahami manuskrip mana saja yang perlu diprioritaskan untuk didigitalisasi terlebih dahulu," kata Anang pada Selasa.
Dari total ratusan arsip berharga yang ditemukan, petugas baru merampungkan digitalisasi terhadap tujuh naskah yang menggunakan aksara Jawa dan Pegon. Sisa naskah lainnya dijadwalkan masuk dalam agenda proyek lanjutan yang dikoordinasikan bersama pimpinan instansi.
Seluruh hasil digitalisasi manuskrip tersebut nantinya akan didaftarkan langsung ke Perpustakaan Nasional serta diunggah ke aplikasi perpustakaan digital daerah bernama Remen Maos agar bisa diakses khalayak umum untuk keperluan riset.
Artikel Lainnya
Upacara palebon ngewangun I Gusti Ayu Badri, istri mendiang mantan Gubernur Bali Prof. Ida Bagus Mantra dan ibunda manta...
Perumda Air Minum Wae Mbeliling dan petani di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terlibat perebutan air Sungai Wae Me...
Kawasan pesisir Kabupaten Aceh Barat, Aceh, dilanda gelombang tinggi mencapai 2,5 meter pada Minggu (13/9/2026). Fenomen...
Upaya tim gabungan dalam menjinakkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menemui ham...
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Bali pada Minggu...